![]() |
| Croffle/www.instagram.com/tjemilan.olehkopisoe |
Bogor – Memasuki pertengahan Ramadan 1447 Hijriah, tren berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa semakin ramai.
Sejumlah pedagang di kawasan Cibinong, Sukaraja hingga pusat kuliner Kota Bogor mengaku mengalami lonjakan pembeli, terutama pada menu-menu tertentu yang viral di media sosial.
Tak hanya kolak dan gorengan, tahun ini ada beberapa menu takjil yang mendadak jadi primadona dan diburu masyarakat dari berbagai kalangan.
1. Es Lumut Pandan Creamy
Minuman segar ini kembali naik daun. Perpaduan santan, sirup pandan, dan tekstur “lumut” dari campuran agar-agar membuat tampilannya unik dan menggoda.
Banyak pedagang memodifikasi dengan topping keju parut hingga cincau hitam.
2. Dimsum Mentai Mini
Takjil kekinian berbasis makanan gurih juga ikut meramaikan pasar. Dimsum mentai mini dengan saus creamy pedas manis menjadi favorit keluarga muda.
Selain praktis, harganya relatif terjangkau dan mudah dibagikan.
Penjual biasanya menawarkan paket isi 4 hingga 6 pcs dengan harga mulai Rp10 ribu.
Menu ini banyak dijajakan di area ngabuburit dan bazar Ramadan.
3. Croffle Kurma Cokelat – Paling Bikin Kaget!
Menu yang satu ini cukup mengejutkan. Perpaduan croissant waffle (croffle) dengan topping kurma dan lelehan cokelat premium menjadi salah satu takjil paling cepat habis.
Konsepnya memadukan cita rasa Timur Tengah dengan gaya pastry modern. Banyak pembeli penasaran karena dianggap unik dan belum umum dijadikan takjil tradisional.
4. Salad Buah Cup Jumbo
Tren hidup sehat juga memengaruhi pilihan takjil.
Salad buah dengan saus yoghurt dan mayones tetap menjadi incaran, terutama bagi mereka yang ingin berbuka dengan menu ringan namun tetap segar.
5. Martabak Mini Teflon Aneka Rasa
Martabak mini dengan topping kekinian seperti red velvet, matcha, hingga tiramisu juga menjadi favorit. Ukurannya yang kecil membuatnya praktis sebagai camilan pembuka sebelum makan berat.
Fenomena ini menunjukkan bahwa tren takjil terus berkembang mengikuti selera pasar dan pengaruh media sosial. Kombinasi antara menu tradisional dan inovasi modern menjadi daya tarik tersendiri.
Para pedagang berharap momentum Ramadan tahun ini mampu meningkatkan omzet dibanding tahun sebelumnya, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang publik saat menjelang berbuka.
Bagi warga yang ingin berburu takjil, disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan menu favorit.


