Kabupaten Bogor – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengapresiasi langkah Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam merespons cepat berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurut Sastra, perkembangan teknologi dan kebebasan bermedia sosial di era digital membawa dampak positif bagi tata kelola pemerintahan.
Media sosial kini menjadi ruang efektif untuk menyerap aspirasi publik secara langsung dan real time.
“Jangankan dari anggota dewan, hari ini masyarakat pun biasa memposting ketika ada permasalahan di masyarakat, langsung ditanggapi oleh Pak Bupati,” kata Sastra di Cibinong, Rabu (28/1/2026).
Media Sosial Jadi Kanal Aspirasi Publik
Sastra menilai, media sosial telah bertransformasi menjadi kanal komunikasi strategis antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Melalui platform tersebut, keluhan warga—termasuk terkait kerusakan infrastruktur—dapat segera ditindaklanjuti.
“Ketika masyarakat mengeluhkan kerusakan jalan melalui media sosial, maka pemerintah daerah langsung merespons dengan melakukan perbaikan,” ujarnya.
Respons cepat tersebut, lanjutnya, berdampak positif terhadap percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bogor.
Optimalisasi Command Center dan Call Center 112
Selain pemanfaatan media sosial, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengoperasikan layanan command center yang terintegrasi dengan call center 112.
Layanan ini memungkinkan masyarakat melaporkan berbagai persoalan, khususnya kondisi kegawatdaruratan.
“Layanan call center 112 itu menerima berbagai aduan, terutama kondisi kegawatdaruratan, yang kemudian akan diteruskan kepada instansi terkait untuk penanganan lanjutan,” jelas Sastra.
Ia mengaku bersyukur atas pola komunikasi dua arah yang terbangun antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.
Keterbukaan kepala daerah dalam menerima masukan dinilai turut memudahkan fungsi pengawasan legislatif.
“Kami merasakan komunikasi yang interaktif. Ketika ada masalah, langsung direspons. Kita patut bersyukur memiliki pemimpin yang mau membuka ruang komunikasi dua arah,” tuturnya.
Dengan sinergi komunikasi yang semakin terbuka dan responsif, DPRD berharap pelayanan publik di Kabupaten Bogor terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.


