SLEMAN — Duel penuh tekanan akan tersaji saat PSBS Biak menghadapi Malut United pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Selasa (28/4) malam WIB.
Laga ini menjadi momen krusial bagi kedua tim yang sama-sama tengah berada dalam tren negatif.
Malut United datang dengan ambisi besar untuk kembali ke jalur kemenangan. Pelatih Hendri Susilo menegaskan timnya tidak akan meremehkan lawan, meski PSBS saat ini berada di posisi terbawah klasemen.
“Kami ingin tetap bersaing di papan atas. Saya minta pemain tidak meremehkan pertandingan ini dan fokus meraih hasil maksimal,” ujar Hendri.
Ia bahkan menekankan kesiapan timnya untuk tampil habis-habisan demi mengamankan tiga poin. “Kami akan mengerahkan 200 persen kekuatan untuk memenangkan pertandingan ini,” tegasnya.
Tren Buruk Bayangi Kedua Tim
PSBS Biak yang bertindak sebagai tuan rumah sedang dalam kondisi mengkhawatirkan. Tim berjuluk Badai Pasifik itu menelan tujuh kekalahan beruntun dan belum meraih kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir.
Masalah utama PSBS terletak pada lini pertahanan yang rapuh. Hingga pekan ke-30, mereka telah kebobolan 67 gol, jumlah terbanyak dibandingkan tim lain musim ini.
Namun, Malut United juga tidak sepenuhnya dalam kondisi ideal. Laskar Kie Raha tengah mengalami penurunan performa setelah gagal meraih kemenangan dalam lima laga terakhir.
Bahkan, dari 11 pertandingan terakhir, mereka hanya mencatat dua kemenangan.
Situasi ini membuat pertandingan diprediksi berlangsung ketat dan sulit ditebak.
PSBS Andalkan Pemain Lokal
Di sisi lain, pelatih PSBS, Marian Mihail, tetap mewaspadai kekuatan Malut United, terutama lini serang yang telah mencetak 54 gol sepanjang musim.
“Malut United adalah tim yang sangat bagus dan bisa mengalahkan siapa saja. Tapi dalam beberapa laga terakhir mereka juga tidak mendapatkan hasil yang baik,” kata Mihail.
PSBS juga menghadapi keterbatasan dalam komposisi pemain. Pada laga ini, mereka hanya dapat menurunkan tiga pemain asing, sehingga membuka peluang besar bagi pemain lokal untuk unjuk kemampuan.
“Ini akan jadi ujian penting sekaligus evaluasi bagi pemain lokal untuk musim depan,” tambahnya.
Momentum Kebangkitan
Saat ini, Malut United menempati posisi kelima klasemen sementara dengan 46 poin dan masih berpeluang menembus empat besar. Sementara itu, PSBS Biak terpuruk di dasar klasemen dengan raihan 18 poin.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan bagi kedua tim untuk mengakhiri tren negatif.
Dengan tekanan besar di kedua kubu, duel PSBS Biak kontra Malut United dipastikan berlangsung sengit, penuh determinasi, dan sarat gengsi.


