Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Breaking News

🔄 Memuat breaking news...

Iklan

Iklan

komentar

HJB ke-544, Yusfitriadi: Kuta Udaya Wangsa Harus Menjadi Spirit Membangun Peradaban Kabupaten Bogor

Redaksi
Selasa, 02 Juni 2026
Last Updated 2026-06-02T07:34:21Z
masukkan script iklan disini


BOGOR – Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 menjadi momentum refleksi bagi berbagai kalangan untuk melihat kembali arah pembangunan Kabupaten Bogor ke depan. 


Salah satunya disampaikan Founder Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, yang menilai slogan "Kuta Udaya Wangsa" harus dimaknai lebih dalam sebagai spirit membangun peradaban masyarakat Kabupaten Bogor.


Menurut Yusfitriadi, meskipun slogan Kuta Udaya Wangsa telah lama menjadi bagian dari identitas Kabupaten Bogor, tidak banyak masyarakat yang memahami makna filosofis yang terkandung di dalamnya.


"Selama ini masyarakat lebih mengenal Kuta Udaya Wangsa sebagai slogan daerah. Padahal jika dimaknai secara mendalam, slogan ini mengandung cita-cita besar agar Kabupaten Bogor menjadi pusat pembangunan, kemajuan, dan lahirnya peradaban yang kuat," ujar Yusfitriadi dalam catatan refleksi Hari Jadi Bogor ke-544.


Ia menjelaskan, secara harfiah Kuta berarti kawasan atau kota, Udaya bermakna kebangkitan atau pembangunan, sedangkan Wangsa berarti bangsa atau masyarakat. 


Dari makna tersebut, Kuta Udaya Wangsa dapat dipahami sebagai semangat masyarakat yang terus bergerak menjadi motor penggerak pembangunan dan kemajuan bangsa.


Menurutnya, para pendiri Kabupaten Bogor memiliki harapan besar agar daerah ini tidak hanya berkembang dari sisi fisik, tetapi juga menjadi pusat lahirnya peradaban yang ditopang oleh kualitas sumber daya manusia, kemajuan ilmu pengetahuan, budaya yang kuat, serta tata kelola pemerintahan yang baik.


"Pembangunan sejatinya bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter, budaya, dan kualitas manusianya. Itulah yang menjadi fondasi sebuah peradaban," katanya.


Yusfitriadi menilai terdapat dua elemen utama yang harus diperkuat untuk mewujudkan cita-cita tersebut, yakni pemerintahan yang baik dan masyarakat yang berdaya.


Dalam aspek pemerintahan, ia menekankan pentingnya tata kelola yang bersih, transparan, akuntabel, serta mampu menjaga kemandirian dari berbagai intervensi kepentingan. 


Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi modal utama keberhasilan pembangunan daerah.


"Kepercayaan publik hanya akan lahir jika pemerintah mampu menunjukkan tata kelola yang baik, pelayanan yang berkualitas, serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat," jelasnya.


Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai budaya di tengah perkembangan teknologi dan modernisasi yang semakin pesat. 


Menurutnya, kemajuan zaman tidak boleh menghilangkan akar budaya yang selama ini menjadi identitas bangsa.


"Kita harus mampu menjadikan teknologi sebagai instrumen untuk memperkuat nilai budaya, etika, moral, gotong royong, dan karakter bangsa, bukan sebaliknya," ungkapnya.


Lebih lanjut, Yusfitriadi menyebut ada empat pilar penting dalam membangun peradaban Kabupaten Bogor, yakni penguatan sumber daya manusia, program pemerintah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, penegakan supremasi hukum, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.


Ia menjelaskan bahwa pendidikan, kesehatan, dan ekonomi merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang berdaya saing. 


Sementara itu, pelayanan publik yang efektif dan transparan menjadi kunci terciptanya pemerintahan yang dipercaya masyarakat.


Di sisi lain, supremasi hukum yang berkeadilan serta keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan juga menjadi faktor penting untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.


"Peradaban tidak bisa dibangun hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, organisasi masyarakat, media, komunitas, hingga generasi muda," tegasnya.


Yusfitriadi berharap momentum Hari Jadi Bogor ke-544 tidak hanya menjadi perayaan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bersama untuk menjadikan Kuta Udaya Wangsa sebagai semangat kolektif dalam membangun Kabupaten Bogor yang maju, berdaya saing, dan berperadaban.


"Semoga Kuta Udaya Wangsa tidak hanya menjadi slogan yang populer, tetapi benar-benar menjadi spirit pembangunan mental, spiritual, karakter, dan peradaban masyarakat Kabupaten Bogor di masa depan," pungkasnya.



iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Disqus Shortname

Comments system

Tag Terpopuler

Iklan