BOGOR – Komitmen pemerataan akses internet yang pernah disampaikan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, saat berkampanye di Kabupaten Bogor pada 2024 masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya tuntas.
Hingga kini, sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor masih menghadapi persoalan blank spot atau sulit mendapatkan akses internet dan sinyal telekomunikasi yang memadai.
Saat menghadiri acara #GimmickGibran di Sunshine Coffee, Cibinong, pada 31 Januari 2024 lalu, Gibran sempat menanyakan langsung kepada para pemuda mengenai kondisi jaringan internet di Kabupaten Bogor.
"Jangan lagi ada blank spot, masih ada blank spot enggak di tempat kalian? Tempat-tempat yang enggak dapat sinyal?" tanya Gibran kepada peserta yang hadir.
Pertanyaan tersebut langsung dijawab "ada" oleh sejumlah peserta.
Mendengar hal itu, Gibran mengaku terkejut. Menurutnya, Kabupaten Bogor sebagai wilayah penyangga ibu kota seharusnya sudah terbebas dari persoalan blank spot.
"Hah? Waduh sekelas Kabupaten Bogor. Oke nanti jadi PR ya," ujar Gibran saat itu.
Ia juga menegaskan pentingnya pemerataan infrastruktur digital agar seluruh masyarakat dapat menikmati akses internet yang cepat dan terjangkau.
"Jadi tidak ada lagi blank spot, semuanya dapat akses internet cepat dan murah. Intinya kan kita pengin ada pemerataan infrastruktur digital," kata Gibran.
Namun, lebih dari dua tahun setelah pernyataan tersebut disampaikan, persoalan blank spot masih dirasakan sebagian warga Kabupaten Bogor, terutama di kawasan Bogor Barat.
Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, hingga tahun 2024 masih terdapat sembilan desa yang mengalami blank spot atau lemah sinyal.
Meski jumlah tersebut menurun dibanding beberapa tahun sebelumnya, sejumlah kampung masih kesulitan memperoleh akses internet yang stabil.
Salah satu wilayah yang hingga kini masih menjadi sorotan adalah Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg. Pemerintah Desa Cigudeg mencatat sedikitnya empat kampung yang masih mengalami kendala jaringan internet, yakni Kampung Pasirawi, Kampung Ciahok, Kampung Barutujuh dan Kampung Empang.
Kepala Desa Cigudeg, Andi Supriadi, menyebut sekitar 2.300 jiwa dari total 17 ribu penduduk desa masih belum menikmati akses internet yang memadai.
Kondisi tersebut menyebabkan warga kerap mengalami keterlambatan memperoleh informasi dan kesulitan mengakses berbagai layanan berbasis digital.
"Masih banyak warga yang harus mencari titik tertentu untuk mendapatkan sinyal telepon maupun internet," ujarnya.
Diskominfo Kabupaten Bogor sendiri terus berupaya mengurangi wilayah blank spot melalui program Merdeka Sinyal yang dilakukan bersama operator telekomunikasi.
Program tersebut berhasil membebaskan beberapa wilayah dari kategori blank spot, termasuk Desa Cipinang di Kecamatan Rumpin serta Desa Ciguha dan Banyuasin di Kecamatan Nanggung.
Meski demikian, kondisi geografis Kabupaten Bogor yang didominasi perbukitan, pegunungan dan kawasan hutan masih menjadi tantangan utama dalam pemerataan jaringan telekomunikasi.
Persoalan blank spot tidak hanya berdampak pada komunikasi masyarakat. Keterbatasan akses internet juga berpengaruh terhadap pendidikan, pelayanan publik, aktivitas ekonomi digital hingga pengembangan usaha mikro di pedesaan.
Karena itu, harapan yang pernah disampaikan Gibran mengenai hilangnya blank spot di Kabupaten Bogor masih menjadi aspirasi yang ditunggu realisasinya oleh masyarakat, khususnya warga yang tinggal di daerah terpencil dan sulit dijangkau jaringan telekomunikasi.
Hingga berita in di turunkan belum ada rilis resmi pemerintah kabupaten bogor tentang daftar blank spot tahun 2026
Fakta Data
Tahun 2024 masih terdapat 9 desa yang mengalami blank spot di Kabupaten Bogor.
Empat kampung di Desa Cigudeg masih mengalami kesulitan akses internet, yakni Pasirawi, Ciahok, Barutujuh dan Empang.
Sekitar 2.300 warga Desa Cigudeg belum menikmati internet yang stabil.
Pemkab Bogor telah menjalankan program Merdeka Sinyal untuk mengurangi wilayah blank spot.
Gibran Rakabuming Raka pernah menegaskan pentingnya pemerataan infrastruktur digital saat kampanye di Cibinong pada Januari 2024.



