Yodha Media Indonesia , BOGOR – Penyerang muda Timnas Indonesia, Mitchell Lee Baker, mengawali debutnya bersama skuad Garuda dengan penampilan yang sempurna. Pemain berusia 19 tahun itu mencetak hattrick saat membawa Indonesia menang telak 5-1 atas Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin malam.
Namun, bagi Baker, malam bersejarah itu bukan hanya tentang tiga gol yang berhasil ia cetak. Ia juga mengaku terkesan dengan kualitas Stadion Pakansari beserta atmosfer yang diciptakan puluhan ribu suporter Indonesia selama pertandingan berlangsung.
"Stadion ini luar biasa. Suporternya luar biasa selama 90 menit. Ini pengalaman terbaik yang pernah saya miliki," ujar Baker dalam konferensi pers usai pertandingan.
Dalam beberapa tahun terakhir, stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor itu kerap dipercaya menjadi tuan rumah pertandingan internasional, termasuk ajang Piala AFF 2026.
Keberhasilan menghadirkan atmosfer pertandingan yang meriah, didukung fasilitas stadion yang representatif serta antusiasme suporter, menjadikan Pakansari bukan sekadar venue pertandingan, melainkan juga simbol kuat dukungan masyarakat Indonesia terhadap Timnas.
Bagi Baker, malam di Stadion Pakansari bukan hanya tentang tiga gol yang mengawali kariernya bersama Timnas Indonesia, tetapi juga tentang pengalaman emosional yang akan selalu dikenang.
Di stadion itulah ia merasakan untuk pertama kalinya besarnya dukungan publik sepak bola Indonesia, sebuah pengalaman yang ia sebut sebagai yang terbaik sepanjang perjalanan kariernya.
Persiapan Panjang Berbuah Apresiasi
Apresiasi yang disampaikan Baker tidak datang begitu saja. Di balik suksesnya penyelenggaraan laga perdana Piala AFF 2026, terdapat persiapan panjang yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Sejak Kabupaten Bogor ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah Piala AFF 2026, Rudy Susmanto secara rutin memantau kesiapan Stadion Pakansari.
Ia beberapa kali meninjau langsung progres pembenahan stadion bersama jajaran perangkat daerah, memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar yang ditetapkan penyelenggara.
Perhatian tidak hanya difokuskan pada kualitas lapangan pertandingan. Pemerintah Kabupaten Bogor juga melakukan penataan menyeluruh terhadap berbagai fasilitas pendukung, mulai dari ruang ganti pemain, area media, tribun penonton, pencahayaan stadion, kebersihan kawasan, hingga akses keluar-masuk penonton.
Menjelang pertandingan perdana, Rudy bahkan memimpin kegiatan gotong royong bersama aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait untuk memastikan lingkungan Stadion Pakansari benar-benar siap menyambut ribuan suporter dan tamu dari berbagai daerah.
Menurut Rudy, kepercayaan menjadikan Stadion Pakansari sebagai venue Piala AFF 2026 merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kabupaten Bogor.
Ia menegaskan seluruh perangkat daerah harus bekerja maksimal agar setiap tamu yang datang memperoleh pengalaman terbaik, baik dari sisi pelayanan maupun kenyamanan selama pertandingan berlangsung.
Pakansari Tampilkan Wajah Terbaik Kabupaten Bogor
Berbagai pembenahan tersebut akhirnya terlihat pada malam pertandingan. Stadion Pakansari tampil dengan kondisi lapangan yang prima, fasilitas yang memadai, serta didukung pengelolaan pertandingan yang berlangsung tertib.
Atmosfer yang tercipta di dalam stadion pun menjadi sorotan. Puluhan ribu suporter memenuhi tribun sejak sebelum kick-off dan terus memberikan dukungan tanpa henti selama 90 menit.
Energi dari tribun itu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Timnas Indonesia. Baker yang menjalani debutnya mampu menjawab kepercayaan dengan mencetak tiga gol pada menit ke-6, ke-12, dan ke-53.
Dua gol lainnya disumbangkan Sandy Walsh dan Jens Raven untuk memastikan kemenangan 5-1 atas Kamboja.
Meski menjadi pemain terbaik dalam pertandingan tersebut, Baker memilih merendah. Ia menyebut seluruh pencapaiannya tidak terlepas dari kerja sama tim dan dukungan staf pelatih.
"Ini mimpi yang menjadi kenyataan. Perasaan yang luar biasa. Saya tidak mungkin berada di sini tanpa tim, staf pelatih, dan semua orang yang membantu saya," katanya.
Ia juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak cepat berpuas diri karena perjuangan Indonesia di Piala AFF 2026 masih panjang.
"Kami akan menikmati kemenangan ini, tetapi kami memiliki pertandingan lagi dalam beberapa hari. Kami harus terus bekerja keras," ujarnya.
Pujian yang disampaikan Mitchell Lee Baker terhadap Stadion Pakansari menjadi bukti bahwa kerja keras Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mempersiapkan venue Piala AFF 2026 membuahkan hasil.
Bukan hanya memenuhi standar penyelenggaraan pertandingan internasional, tetapi juga berhasil menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi pemain dan suporter.
Keberhasilan tersebut semakin mempertegas posisi Stadion Pakansari sebagai salah satu stadion kebanggaan Indonesia yang mampu menggelar pertandingan sepak bola bertaraf internasional, sekaligus memperlihatkan kesiapan Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah berbagai agenda olahraga besar di masa mendatang.
TONTON SELENGKAPNYA



