BOGOR – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk melakukan efisiensi dalam penggunaan kendaraan dinas menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax.
Menurut Sastra, langkah penghematan perlu menjadi perhatian seluruh perangkat daerah mengingat kendaraan dinas pemerintah tidak diperbolehkan menggunakan BBM bersubsidi.
Kenaikan harga Pertamax dinilai berpotensi meningkatkan beban biaya operasional pemerintah daerah apabila penggunaan kendaraan dinas tidak dilakukan secara bijak dan terukur.
“Kami mengimbau seluruh ASN di Kabupaten Bogor yang menggunakan kendaraan pelat merah agar lebih efisien dan, bila memungkinkan, menggunakan kendaraan lain untuk aktivitas yang tidak terlalu mendesak,” ujar Sastra Winara, Rabu (17/6/2026).
Ia menegaskan, kenaikan harga Pertamax yang kini mencapai Rp16.500 per liter harus menjadi perhatian serius seluruh instansi pemerintah.
Penggunaan kendaraan dinas perlu disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan serta mengedepankan prinsip efektivitas agar tidak menimbulkan pemborosan anggaran.
Menurutnya, kebijakan efisiensi tersebut merupakan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor Tahun 2026.
Dengan pengelolaan anggaran yang lebih hemat, pemerintah daerah dapat memprioritaskan alokasi dana untuk program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi pelayanan kepada masyarakat, tetapi bagaimana anggaran yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran,” katanya.
Selain penghematan penggunaan kendaraan dinas, Sastra juga mendorong Pemkab Bogor untuk kembali mengintensifkan program transportasi ramah lingkungan yang selama ini telah diterapkan, yakni gerakan bersepeda ke kantor setiap hari Rabu.
Menurutnya, program tersebut memiliki banyak manfaat, mulai dari mengurangi konsumsi BBM hingga mendorong pola hidup sehat bagi para ASN. Di sisi lain, penggunaan sepeda juga dapat membantu mengurangi emisi kendaraan bermotor dan mendukung upaya pelestarian lingkungan.
“Program bersepeda setiap hari Rabu perlu terus didukung dan ditingkatkan. Selain menyehatkan, langkah ini juga dapat membantu menekan biaya operasional di tengah kenaikan harga BBM yang berpotensi membebani APBD,” ujarnya.
DPRD Kabupaten Bogor berharap seluruh ASN dapat berpartisipasi aktif dalam upaya efisiensi tersebut. Dukungan dari seluruh aparatur pemerintah dinilai penting untuk menjaga efektivitas penggunaan anggaran daerah sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya biaya operasional pemerintahan.


