YMI -, BOGOR – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bogor resmi menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) VINUS Bogor melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) kader muda.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua GP Ansor Kabupaten Bogor, Damiri, bersama Rektor, Warektor serta Founder ITB VINUS, Yusfitriadi. Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi kader-kader muda GP Ansor untuk melanjutkan pendidikan tinggi serta mengembangkan kemampuan di bidang bisnis, inovasi, teknologi, dan kewirausahaan.
Ketua GP Ansor Kabupaten Bogor, Damiri, mengatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam memberikan ruang dan kesempatan yang lebih luas kepada kader untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan.
“Intinya, mudah-mudahan kerja sama ini berjalan dengan baik dan lancar. Tentunya akses pendidikan bagi sahabat-sahabat muda dan kader-kader muda gerakan bisa terbuka semakin lebar dan luas,” ujar Damiri.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki wawasan akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Damiri berharap, kader GP Ansor yang nantinya menempuh pendidikan di ITB VINUS dapat menjadi pribadi yang memiliki kemampuan, kemandirian, serta semangat untuk terus bergerak dan memberikan manfaat.
“Harapannya tentu kerja sama ini bisa berjalan dengan lancar. Sahabat-sahabat yang nantinya kuliah juga bisa mendapatkan pencerahan, meningkatkan kapasitas dirinya, dan tentunya tetap mampu menggerakkan lingkungan serta masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Founder ITB VINUS Bogor, Yusfitriadi, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, membangun sumber daya manusia yang kuat, tangguh, dan mandiri tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Kolaborasi antara organisasi kepemudaan, dunia pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman.
“Dalam kerangka berpikir kami, membangun sumber daya manusia yang kuat, tangguh, dan mandiri tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu, kita harus mengambil peluang bekerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki frekuensi dan visi yang sama,” ujar Yusfitriadi.
Ia menilai GP Ansor Kabupaten Bogor memiliki perhatian besar terhadap penguatan kualitas generasi muda. Hal tersebut sejalan dengan arah pendidikan dan program yang dikembangkan oleh ITB VINUS Bogor.
Menurut Yusfitriadi, visi GP Ansor Kabupaten Bogor yang menitikberatkan pada penguatan bisnis, inovasi dan teknologi, sumber daya manusia, serta anak muda, memiliki keterkaitan dengan sejumlah program studi dan pengembangan yang tersedia di ITB VINUS.
“Bidang-bidang yang menjadi perhatian GP Ansor tersebut juga tersedia di ITB VINUS, seperti bisnis digital, sistem informasi, hingga entrepreneur. Karena itu, GP Ansor memilih untuk melakukan kerja sama dalam rangka mendorong kader-kadernya agar dapat melanjutkan pendidikan di ITB VINUS,” jelasnya.
Kerja sama ini tidak hanya diarahkan pada peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan lulusan yang memiliki orientasi kemandirian.
Yusfitriadi menyoroti masih adanya persoalan ketidaksesuaian antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, menurutnya, perguruan tinggi harus mengambil peran lebih besar dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membangun usaha dan menciptakan peluang ekonomi.
“Hari ini tidak bisa dipungkiri bahwa perguruan tinggi masih menghadapi tantangan besar terkait lulusan dan dunia kerja. Harapannya, kader-kader GP Ansor yang masuk ITB VINUS dapat kita dorong untuk memiliki kemandirian dan keberdayaan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, ITB VINUS memiliki berbagai wadah dan ekosistem yang dapat mendukung pengembangan bisnis serta kewirausahaan mahasiswa. Potensi tersebut nantinya dapat disinergikan dengan visi dan program pengembangan bisnis yang dimiliki GP Ansor Kabupaten Bogor.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, lulusan diharapkan tidak hanya memiliki ijazah dan kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman, jaringan, serta kemampuan untuk membangun kemandirian ekonomi.
“Ketika kerja sama ini berjalan dengan baik, kita berharap dapat membangun sebuah model pendidikan yang mampu melahirkan lulusan-lulusan mandiri, berdaya, dan mampu menciptakan peluang. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjawab tantangan pengangguran,” tambah Yusfitriadi.
Penandatanganan MoU antara GP Ansor Kabupaten Bogor dan ITB VINUS Bogor menjadi awal dari sinergi antara organisasi kepemudaan dan institusi pendidikan dalam membangun generasi masa depan.
Melalui kerja sama tersebut, kader-kader muda GP Ansor diharapkan memiliki akses pendidikan yang lebih terbuka, sekaligus kesempatan untuk meningkatkan kapasitas di bidang bisnis, teknologi, inovasi, dan kewirausahaan.
Kolaborasi ini juga menjadi wujud komitmen bersama bahwa pembangunan peradaban dan penguatan generasi muda membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
Dengan SDM yang berkualitas, mandiri, inovatif, dan memiliki semangat pengabdian, generasi muda diharapkan mampu menjadi kekuatan penting dalam mendorong kemajuan Kabupaten Bogor dan Indonesia.
TONTON SELENGKAPNYA


