Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Breaking News

🔄 Memuat breaking news...

Iklan

Iklan

komentar

Mukercab 2026, PPP Kabupaten Bogor Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Digitalisasi Kepengurusan hingga Akar Rumput

Nia
Sabtu, 07 November 2026
Last Updated 2026-11-07T08:32:37Z
masukkan script iklan disini

 


BOGOR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) Tahun 2026, Sabtu (7/11/2026), bertempat di Aula DPC PPP Kabupaten Bogor, Cibinong.


Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat arah program kerja partai dalam menghadapi tantangan politik dan pembangunan ke depan.


Mukercab tersebut dihadiri langsung Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Hj. Elly Rachmat Yasin, SM, Sekretaris Wilayah DPW PPP Jawa Barat, H. Agus Solihin, Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor, H. Junaidi Samsudin, SH, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Romli.


Turut hadir jajaran Anggota Fraksi PPP DPRD Kabupaten Bogor, Majelis Pertimbangan, Majelis Syariah, Majelis Pakar, serta seluruh Ketua dan Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP se-Kabupaten Bogor.


Selain menjadi forum pembahasan program kerja organisasi, Mukercab 2026 juga diisi dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan PAC PPP se-Kabupaten Bogor untuk periode 2026–2031.


Penyerahan SK tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi sekaligus memberikan kepastian legalitas kepengurusan di tingkat kecamatan agar roda organisasi dapat berjalan lebih terarah dan terkoordinasi.


Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Hj. Elly Rachmat Yasin, dalam sambutannya menegaskan bahwa Mukercab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk menyatukan visi, memperkuat komunikasi, serta merumuskan langkah nyata bagi kemajuan partai.


Menurutnya, kekuatan organisasi harus dibangun melalui kebersamaan seluruh tingkatan kepengurusan, mulai dari DPC hingga PAC.


Ia berharap seluruh pengurus yang telah menerima SK periode 2026–2031 dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas, serta aktif membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.


"Melalui Mukercab ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh jajaran PPP Kabupaten Bogor memiliki semangat dan arah perjuangan yang sama. Organisasi harus terus bergerak, tidak hanya aktif dalam kegiatan internal, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dan mampu memberikan kontribusi nyata," ungkap Elly.


Ia juga mengajak seluruh pengurus PAC untuk menjadikan kepengurusan yang baru sebagai kesempatan memperkuat konsolidasi di wilayah masing-masing.


"Ke depan, kita ingin PPP Kabupaten Bogor semakin solid, tertata, dan memiliki program kerja yang jelas. Kebersamaan seluruh kader menjadi modal penting untuk membangun organisasi yang lebih baik dan semakin dekat dengan masyarakat," tambahnya.


Sementara itu, Sekretaris Wilayah DPW PPP Jawa Barat, H. Agus Solihin, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga kesinambungan organisasi melalui konsolidasi yang terstruktur dan berkelanjutan.


Ia menekankan bahwa keberadaan kepengurusan hingga tingkat kecamatan merupakan bagian penting dalam membangun kekuatan organisasi secara menyeluruh.


Menurutnya, kepengurusan yang telah terbentuk harus diikuti dengan aktivitas organisasi, komunikasi yang baik, serta pelaksanaan program kerja yang terukur.


"Organisasi partai harus dibangun dari bawah. DPC dan PAC harus memiliki komunikasi serta koordinasi yang baik sehingga seluruh program organisasi dapat berjalan secara berkesinambungan. Jangan sampai kepengurusan hanya sebatas nama, tetapi harus benar-benar menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya," ujar Agus.


Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Mukercab yang menghadirkan jajaran pengurus dari berbagai unsur organisasi sebagai ruang bersama untuk menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi PPP di Kabupaten Bogor.


Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor, H. Junaidi Samsudin, SH, menjelaskan bahwa salah satu agenda penting dalam Mukercab 2026 adalah pengenalan sistem aplikasi terintegrasi kepengurusan bernama SIKUTIL.


Aplikasi tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari upaya modernisasi tata kelola organisasi, khususnya dalam pengelolaan data kepengurusan dari tingkat DPC hingga tingkatan paling bawah.


Menurut Junaidi, penguatan organisasi di era digital membutuhkan sistem administrasi yang tertata, terintegrasi, dan mudah dikoordinasikan.


"Melalui aplikasi SIKUTIL, kita mulai memperkenalkan sistem pendataan kepengurusan yang terintegrasi. Harapannya, seluruh struktur organisasi, mulai dari DPC hingga PAC dan tingkatan di bawahnya, dapat terdata dengan baik dalam satu sistem," jelas Junaidi.


Ia menambahkan, keberadaan aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu proses administrasi, pemutakhiran data pengurus, serta mempermudah koordinasi organisasi di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.


"Ini merupakan langkah kita menuju tata kelola organisasi yang lebih modern. Dengan sistem yang terintegrasi, kita bisa mengetahui perkembangan struktur kepengurusan secara lebih tertib, mempermudah koordinasi, dan mendukung pelaksanaan program kerja secara lebih efektif," tambahnya.


Junsam juga menegaskan bahwa digitalisasi bukan hanya menyangkut penggunaan teknologi, tetapi harus menjadi bagian dari perubahan budaya kerja organisasi agar lebih disiplin, transparan, dan terukur.


Salah satu agenda utama Mukercab 2026 adalah penyerahan SK kepengurusan PAC PPP se-Kabupaten Bogor periode 2026–2031.


Agenda ini menjadi langkah penting dalam memperkuat legalitas dan kesinambungan kepengurusan di tingkat kecamatan.


Dengan adanya SK tersebut, para pengurus PAC diharapkan dapat segera menjalankan tugas organisasi, memperkuat konsolidasi internal, serta membangun koordinasi dengan DPC dan seluruh elemen partai di wilayah masing-masing.


Penguatan struktur ini juga menjadi fondasi bagi implementasi sistem aplikasi SIKUTIL, sehingga pendataan dan administrasi organisasi dapat berjalan secara terintegrasi.


Melalui pelaksanaan Mukercab 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor mendorong terbangunnya organisasi yang semakin tertata, solid, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.


Perpaduan antara penguatan struktur kepengurusan, penyusunan program kerja, peningkatan koordinasi, serta penerapan sistem digital menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola organisasi yang lebih modern.


Kehadiran unsur DPW, DPC, anggota legislatif, majelis-majelis partai, hingga pengurus PAC dalam satu forum menunjukkan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam menjalankan roda organisasi.


Dengan kepengurusan PAC periode 2026–2031 dan pengenalan aplikasi SIKUTIL, PPP Kabupaten Bogor diharapkan mampu memperkuat koordinasi hingga tingkat bawah serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program organisasi di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.


Mukercab 2026 pun menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat konsolidasi, dan membangun organisasi yang semakin dekat dengan masyarakat.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Disqus Shortname

Comments system

Tag Terpopuler

Iklan