Kabupaten Bogor – Menjelang satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Jaro Ade mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara.
Sastra Winara mengaku puas atas kinerja pasangan kepala daerah tersebut yang dinilainya mampu bekerja cepat dan menyentuh seluruh wilayah, tidak hanya terfokus di pusat pemerintahan.
Menurutnya, kebijakan Rudy Susmanto–Jaro Ade tidak hanya berdampak di ibu kota Kabupaten Bogor, yakni Cibinong, tetapi juga menjangkau 39 kecamatan lainnya di Bumi Tegar Beriman.
“Bupati-Wabup Bogor saat ini gercep (gerak cepat). Saya cukup puas akan kinerja mereka dan memberi nilai 90 dari total nilai 100 atas kepemimpinannya,” ujar Sastra Winara dalam Diskusi Media yang digelar Lembaga Study Visi Nusantara Maju di Cibinong, Rabu (21/1/2026).
Program Kerja Terealisasi Akhir 2025
Sastra menambahkan, berbagai program prioritas yang dicanangkan pada awal masa jabatan telah terealisasi hingga akhir 2025.
Ia menilai capaian tersebut tidak lepas dari semangat dan etos kerja tinggi keduanya dalam membangun Kabupaten Bogor.
Kabupaten Bogor sendiri diibaratkan sebagai “raksasa yang sedang tertidur” karena memiliki potensi besar, namun membutuhkan percepatan pembangunan agar mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Jawa Barat.
Ia juga menyoroti intensitas kerja Bupati dan Wakil Bupati yang dinilainya melampaui jam kerja normal.
“Jam kerja Bupati-Wabup Bogor luar biasa. Setelah jam kerja pagi hingga sore, malamnya mereka melanjutkan dengan rapat rencana dan evaluasi kerja. Mungkin karena Kabupaten Bogor terlalu lama tertinggal dibanding daerah lain,” tambahnya.
Perkuat Peran Kepala Desa
Tak hanya fokus pada kebijakan makro, pasangan kepala daerah tersebut juga dinilai aktif berkoordinasi dengan para kepala desa (kades). Langkah ini dianggap strategis mengingat luasnya wilayah Kabupaten Bogor.
Sastra menjelaskan, kepala desa diharapkan menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memantau kondisi riil di lapangan.
“Kabupaten Bogor ini sangat luas dan Bupati-Wabup Bogor butuh kades untuk menjadi mata dan telinganya. Kami pun menyepakati memperbesar bantuan keuangan desa karena membangun Kabupaten Bogor itu dilakukan dari desa,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.
Dengan pendekatan pembangunan berbasis desa dan koordinasi intensif lintas wilayah, DPRD Kabupaten Bogor berharap sinergi eksekutif dan legislatif terus terjaga demi percepatan pembangunan daerah.


