Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Breaking News

🔄 Memuat breaking news...

Iklan

Iklan

komentar

Harga Emas Antam Naik Rp27.000, Tembus Rp2,83 Juta per Gram Hari Ini

Nia
Sabtu, 28 Maret 2026
Last Updated 2026-03-28T06:52:45Z
masukkan script iklan disini


JAKARTA — Harga emas batangan bersertifikat yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melalui unit Logam Mulia Antam kembali mengalami kenaikan pada Sabtu, 28 Maret 2026.


Berdasarkan data resmi, harga emas naik sebesar Rp27.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.810.000 menjadi Rp2.837.000 per gram. Kenaikan ini memperkuat tren fluktuasi harga emas yang masih tinggi dalam beberapa waktu terakhir.


Sementara itu, harga beli kembali (buyback) juga ikut naik sebesar Rp47.000 per gram, dari Rp2.414.000 menjadi Rp2.461.000 per gram.


Dengan demikian, selisih antara harga jual dan harga buyback saat ini mencapai Rp376.000 per gram.




Perbedaan Harga Jual dan Buyback


Dalam transaksi emas Antam, terdapat dua jenis harga yang perlu dipahami investor, yaitu harga jual dan harga buyback.


Harga jual merupakan harga yang dibayarkan konsumen saat membeli emas di gerai Logam Mulia. Sedangkan harga buyback adalah nilai yang diterima saat menjual kembali emas tersebut.


Artinya, jika hari ini membeli emas seharga Rp2.837.000 per gram, lalu menjualnya kembali di hari yang sama, emas tersebut hanya akan dihargai Rp2.461.000 per gram.


Selisih harga yang cukup besar ini menjadi faktor penting yang harus diperhitungkan investor, terutama bagi yang ingin berinvestasi dalam jangka pendek.




Cocok untuk Investasi Jangka Panjang


Dengan spread harga yang mencapai ratusan ribu rupiah, emas batangan dinilai lebih ideal sebagai instrumen investasi jangka panjang.


Investor diharapkan menahan emas dalam periode waktu tertentu hingga harga naik signifikan, sehingga mampu menutup selisih harga sekaligus menghasilkan keuntungan.


Berdasarkan simulasi pergerakan harga, investor yang membeli emas dalam jangka pendek masih berpotensi mengalami kerugian. 


Sebaliknya, dalam jangka panjang, emas menunjukkan tren kenaikan yang cukup kuat.




Simulasi Untung-Rugi Investasi Emas


Berikut ilustrasi potensi keuntungan atau kerugian berdasarkan waktu pembelian:

  • Maret 2026: -14,93% (rugi)
  • Februari 2026: -20,23% (rugi)
  • Desember 2025: -5,53% (rugi)
  • September 2025: +12,32% (untung)
  • Juni 2025: +30,63% (untung)
  • Maret 2025: +37,33% (untung)
  • Desember 2024: +61,27% (untung)
  • September 2024: +68,45% (untung)
  • Juni 2024: +80,96% (untung)


Data tersebut menunjukkan bahwa emas cenderung memberikan imbal hasil positif dalam jangka panjang, meskipun mengalami fluktuasi dalam jangka pendek.




Prospek Emas Masih Menarik


Kenaikan harga emas saat ini juga tidak lepas dari dinamika global, termasuk pergerakan nilai tukar dan kondisi ekonomi dunia.


Dengan tren tersebut, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat sebagai aset lindung nilai (safe haven), terutama di tengah ketidakpastian ekonomi.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Disqus Shortname

Comments system

Tag Terpopuler

Iklan