YODHA MEDIA INDONESIA -, BOGOR – Atmosfer sepak bola kembali bergelora di Bogor. Laga persahabatan bertajuk Friendly Match antara Persikabo dan PSB Bogor berhasil menghadirkan semangat kompetisi sekaligus mempererat persaudaraan dua klub yang menjadi kebanggaan masyarakat Bogor.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Persikabo, Cibinong, Sabtu (27/6/2026), menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Ribuan pecinta sepak bola memadati stadion untuk menyaksikan duel penuh nostalgia yang mempertemukan para legenda serta pemain muda dari kedua tim.
Panitia menggelar dua pertandingan dalam satu agenda, yakni laga Persikabo All Star menghadapi PSB Bogor All Star dan pertandingan kelompok usia U-17 sebagai ajang pembinaan talenta muda.
Antusiasme penonton terlihat sejak sebelum pertandingan dimulai. Suporter dari Kabupaten Bogor maupun Kota Bogor memenuhi tribun stadion untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya.
Kehadiran sejumlah tokoh daerah turut menambah semarak acara, di antaranya Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bogor Junaidi Samsudin, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor Anas S. Rasmana.
Pada laga utama, Persikabo All Star tampil meyakinkan dan sukses mengalahkan PSB Bogor All Star dengan skor 2-0. Permainan agresif yang diperagakan tim tuan rumah mampu membuahkan dua gol melalui Alamsyah dan Aliyudin.
Dominasi Persikabo juga berlanjut pada pertandingan usia muda. Tim Persikabo U-17 berhasil menaklukkan PSB Bogor U-17 dengan skor yang sama, 2-0, sekaligus menunjukkan potensi generasi penerus sepak bola Kabupaten Bogor.
Penanggung Jawab Persikabo, Sairan, mengatakan penyelenggaraan pertandingan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar laga persahabatan. Menurutnya, momentum Hari Jadi Bogor menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan antara dua klub sekaligus menghidupkan kembali semangat sepak bola di wilayah Bogor.
"Pertandingan ini bukan hanya untuk memeriahkan Hari Jadi Bogor ke-544, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antara Persikabo dan PSB Bogor. Kami ingin menunjukkan bahwa Persikabo tetap hadir dan terus berkembang bersama masyarakat Kabupaten Bogor," ujar Sairan.
Mantan pemain Persikabo itu juga mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir langsung di stadion. Baginya, dukungan tersebut menjadi bukti bahwa Persikabo masih memiliki ikatan emosional yang kuat dengan para pendukungnya.
"Melihat stadion kembali dipenuhi masyarakat menjadi kebanggaan tersendiri. Ini menunjukkan bahwa Persikabo masih memiliki tempat di hati masyarakat Bogor dan semangat untuk mendukung klub ini tetap terjaga," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin atau yang akrab disapa Junsam, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menyelenggarakan pertandingan tersebut.
Menurutnya, Friendly Match Persikabo kontra PSB Bogor bukan sekadar hiburan olahraga, melainkan menjadi simbol kebersamaan masyarakat Bogor sekaligus momentum untuk membangkitkan kembali kejayaan sepak bola daerah.
"Pertandingan ini menjadi obat rindu bagi masyarakat yang selama ini merindukan atmosfer Persikabo. Kehadiran para legenda dan pemain muda dalam satu panggung menunjukkan bahwa sepak bola Bogor memiliki sejarah sekaligus masa depan yang harus terus dijaga," ujar Junsam.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya pembinaan olahraga sekaligus memperkuat identitas Persikabo sebagai klub kebanggaan Kabupaten Bogor.
"Semoga momentum ini menjadi titik awal kebangkitan Persikabo. Dengan dukungan pemerintah, suporter, dan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis gairah sepak bola di Kabupaten Bogor akan semakin berkembang dan mampu melahirkan prestasi di masa mendatang," tutupnya.


