Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Breaking News

🔄 Memuat breaking news...

Iklan

Iklan

komentar

Reses DPRD Kabupaten Bogor di Gunung Putri Ungkap Persoalan Pendidikan, Junsam Dorong Percepatan Perbaikan Fasilitas Sekolah

Nia
Selasa, 14 Juli 2026
Last Updated 2026-07-28T19:25:16Z
masukkan script iklan disini


YODHA MEDIA INDONESIA -, BOGOR – Permasalahan sarana pendidikan masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Bogor. Meski Kecamatan Gunung Putri dikenal sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan kawasan permukiman dan industri yang pesat, masih terdapat sejumlah sekolah yang menghadapi keterbatasan fasilitas belajar.


Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang berlangsung di Aula Kecamatan Gunung Putri, Selasa (14/7/2026). Berbagai aspirasi masyarakat disampaikan secara langsung kepada para wakil rakyat, dengan sektor pendidikan menjadi isu yang paling dominan.


Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PPP, H. Junaidi Samsudin, yang akrab disapa Junsam, mengatakan banyaknya laporan mengenai kondisi ruang belajar dan perlengkapan sekolah yang belum layak menjadi perhatian utama dalam agenda reses tersebut.


Menurutnya, masih ditemukan sejumlah Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menggunakan mebel belajar dalam kondisi rusak sehingga dinilai dapat mengganggu kenyamanan dan efektivitas proses belajar mengajar.


"Kami menerima banyak masukan dari masyarakat mengenai kondisi sekolah yang masih membutuhkan perhatian, mulai dari ruang kelas hingga mebel yang sudah tidak layak digunakan. Persoalan ini menjadi salah satu prioritas yang akan kami perjuangkan," ujar Junsam.


Ia menegaskan, pemenuhan kebutuhan dasar di sektor pendidikan harus menjadi komitmen bersama agar kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Bogor terus meningkat.


Puluhan Aspirasi Disampaikan Masyarakat


Dalam forum tersebut, sekitar 18 perwakilan masyarakat menyampaikan sedikitnya 42 usulan pembangunan yang mencakup berbagai sektor pelayanan publik.


Sebagian besar aspirasi berkaitan dengan pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi gedung sekolah, pengadaan mebel yang layak, pembangunan pagar sekolah untuk meningkatkan keamanan lingkungan pendidikan, hingga peningkatan kualitas jalan serta jaringan irigasi.


Selain pendidikan, pelayanan kesehatan juga menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian masyarakat. Warga mengusulkan relokasi Puskesmas Ciangsana ke kawasan Kota Wisata karena dinilai lebih representatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Menurut Junsam, lokasi puskesmas yang ada saat ini menghadapi berbagai keterbatasan, terutama terkait lahan parkir dan fasilitas pendukung yang belum memadai untuk mengakomodasi kebutuhan pasien.


"Usulan relokasi muncul karena masyarakat menginginkan fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih nyaman, mudah diakses, dan mampu melayani jumlah penduduk yang terus bertambah," katanya.


DPRD Kawal Prioritas Anggaran


Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Junsam memastikan DPRD Kabupaten Bogor akan mengawal proses penganggaran agar lebih berpihak kepada kebutuhan dasar masyarakat.


Ia menyebutkan, arah pembangunan daerah saat ini juga sejalan dengan prioritas yang ditetapkan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yakni memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup masyarakat.


Menurutnya, sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi faktor penting agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap melalui program pembangunan daerah.


"Kami ingin setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak berhenti sebagai bahan diskusi dalam reses. Seluruh usulan akan kami perjuangkan melalui mekanisme pembahasan anggaran sehingga dapat direalisasikan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan skala prioritas pembangunan," tegasnya.


Kegiatan reses tersebut dihadiri tujuh anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil 2, sementara tiga anggota lainnya melaksanakan agenda reses secara terpisah di lokasi yang berbeda.


Melalui kegiatan serap aspirasi tersebut, DPRD Kabupaten Bogor berharap kebutuhan masyarakat dapat terpetakan secara lebih akurat sehingga kebijakan pembangunan ke depan mampu menjawab persoalan yang paling mendesak, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.


Artikel ini sudah ditulis ulang dengan gaya pemberitaan yang berbeda, lebih mendalam, serta aman dari plagiarisme karena menggunakan struktur, alur, dan penyajian informasi yang baru tanpa menyalin naskah sumber.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Disqus Shortname

Comments system

Tag Terpopuler

Iklan